WILAYAH KOTA SALATIGA

SELAMAT DATANG DI WILAYAH ADMINISTRASI KOTA SALATIGA

Kota Salatiga letaknya dikelilingi wilayah Kabupaten Semarang. Suatu wilayah yang secara morfologis berada di daerah cekungan kaki Gunung Merbabu dan diantara gunung-gunung kecil antara lain Gajah Mungkur, Telomoyo, Payung, dan Rong. Secara astronomi terletak antara 007.17’ dan 00.17’.23” Lintang Selatan dan antara 110.27’.56,81” dan 110.32’.4,64” Bujur Timur. Sebagai dataran tinggi Kota Salatiga terletak di ketinggian antara ± 1500 meter di atas permukaan laut

Secara administratif, Kota Salatiga berada di Propinsi Jawa Tengah, di tengah-tengah wilayah Kabupaten Semarang. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Tuntang, sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Getasan dan Tengaran. Sebelah Timur berbatasan dengan wilayah Kecamatan Tengaran. Sebelah Barat berbatasan dengan wilayah Kecamatan Getasan dan Tuntang.
Kota Salatiga mengalami beberapa kali perubahan luas wilayah. Perubahan luas wilayah yang terakhir terjadi pada tahun 1992 dan telah diresmikan pada tahun 1993. Pemekaran wilayah tersebut adalah dari 9 kelurahan, 1 kecamatan menjadi 9 kelurahan dan 13 desa, 4 kecamatan.
Jumlah penduduk Salatiga ± 100.000 jiwa, 90 % diantaranya suku Jawa. Ada juga sedikit WNI keturunan dan suku-suku lain dari berbagai daerah di Indonesia. Bahasa Jawa merupakan bahasa percakapan sehari-hari di kota ini, selain Bahasa Indonesia yang umum digunakan.

Pembagian Wilayah Kota Salatiga
Secara administratif Kota Salatiga terbagi menjadi 4 kecamatan dan 22 kelurahan. Kecamatan itu meliputi Kecamatan Sidorejo, Kecamatan Tingkir, Kecamatan Sidomukti, serta Kecamatan Argomulyo. Sedangkan wilayah kelurahannya meliputi Kelurahan Noborejo, Cebongan, Randuacir, Ledok, Tegalrejo, Kumpulrejo, Tingkir Tengah, Tingkir Lor, Kalibening, Sidorejo Kidul, Kutowinangun, Gendongan, Kecandran, Dukuh, Mangunsari, Kalicacing, Pulutan Blotongan, Sidorejo Lor, Salatiga, Bugel, dan Kauman Kidul.

Luas Wilayah di Kota Salatiga
Luas wilayah Kota Salatiga pada tahun 2006 tercatat sebesar 5.678,110 hektar atau 56.781 Km². Luas yang ada terdiri dari 802,297 hektar (14,13%) lahan sawah dan 4.875,813 hektar atau 48.758 Km² (85,87%) bukan lahan sawah.
Luas Wilayah Kota Salatiga terbagi dalam 4 kecamatan dengan luas lahan sebagai berikut:
1. Kecamatan Argomulyo seluas 18.826 Km2,
2. Kecamatan Tingkir seluas 10.549 Km2,
3. Kecamatan Sidomukti seluas 11.459 Km2, dan
4. Sidorejo seluas 16.247 Km2.

Iklim dan Cuaca Kota Salatiga
Udara Kota Salatiga dikenal sejuk karena secara geografis kota ini terletak di kaki Gunung Merbabu. Curah hujan tertinggi tercatat sebesar 450 mm pada bulan Januari danhari hujan terbanyak tercatat sebesar 19 hari pada bulan Januari dan Desember. Rata-rata curah hujan Kota Salatga sebesar 16 mm/hari.

One response

1 07 2010
suhartono

Salam kenal, saya pernah tinggal di Salatiga tepatnya di Jalan Kalioso pada tahun 1960 s.d 1970. Saat itu Salatiga masih terasa sejuk dan tenang. Tapi sekarang bila melintasi kota dlm perjalanan dari Semarang ke Jogya, suasana Salatiga sudah terasa padat dan tidak sesejuk dahulu. Lalu lintaspun semrawut sebagai ciri kota yang berkembang tanpa arah yang jelas. Sungguh sayang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: