Saat Cinta Lama Bersemi Kembali

20 02 2010

Jatuh cinta tidak dapat diprediksi kapan datangnya. Ia bisa datang kapan saja dan di mana saja! Begitu pula, Anda seringkali tak dapat menentukan siapa yang membuat Anda jatuh cinta. Semua terjadi begitu saja.

Saat Anda telah memiliki pasangan, tiba-tiba datang seseorang dari masa lalu yang dulu pernah Anda impikan namun dulu tak pernah tersampaikan. Perasaan melayang tak karuan, memori kembali ke beberapa waktu yang lalu, saat Anda duduk di bangku sekolah atau kuliah. Saat itu Anda hanya dapat mengenalnya melalui teman, atau mungkin hanya memandangnya saja dari kejauhan. Kini ia kembali datang dan menawarkan cintanya.

Aha, pasti akan sangat menyenangkan bila saat ini Anda belum memiliki pasangan, dan begitu pula cinta lama itu. Namun tentu akan lain ceritanya bila Anda sudah terlanjur menemukan orang lain, dan telah berkomitmen dengannya. Anda mencintai pasangan Anda, begitu juga sebaliknya, namun tak dapat dipungkiri ternyata ‘rasa’ itu belum juga bisa hilang sepenuhnya. Walaupun begitu kita juga tidak bisa menyalahkan takdir karena pertemuan seperti itu tidak dapat terduga waktunya.

Lalu, apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk menyikapi hal ini. Jalan yang paling bijaksana adalah tetap berkomunikasi dengannya, namun tanpa mengorbankan ikatan yang telah ada. Namun ini tentu butuh strategi, agar Anda tak kembali terseret ke kenangan cinta masa lalu yang belum terlunasi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum perasaan cinta lama itu semakin bersemi di hati Anda.

1. Berikan batasan tentang perasaan Anda pada awal pertemuan dengan si dia. Jangan pernah membicarakan perasaan Anda yang pernah jatuh cinta kepadanya, karena itu berarti Anda membuka peluang.

2. Menganggap si dia hanya sebatas teman biasa, tidak lebih! Karena bila Anda masih mengikuti perasaan jatuh cinta, Anda tidak akan bisa melupakan dia dan akan menganggapnya lebih dari sekadar teman.

3. Hindari pertemuan-pertemuan yang bersifat personal, karena itu akan semakin membuat Anda kembali mengingatkan pada perasaan cinta.

4. Tegaskan kepada dia dan diri Anda sendiri, bahwa Anda sudah mempunyai pasangan yang sangat mencintai Anda. Karena itu akan membentengi diri agar tidak menjalin hubungan dengan orang lain.

5. Jangan menelpon atau mengirim pesan secara intens dengan si dia, karena dia bisa salah sangka, dan akan semakin sulit melepaskan Anda.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: