Potensi Pariwisata di Salatiga

18 11 2009

Secara geografis kota Salatiga berada di kaki gunung Merbabu dan gunung kecil lainnya seperti Gajah Mungkur dan Telomoyo. Kondisi tersebut menjadikan Salatiga memiliki panorama yang indah dan udara yang sejuk, serta sangat kondusif bagi pengembangan kegiatan pariwisata.

Keberadaannya di titik persimpangan Joglosemar (Jogja-Solo–Semarang), cocok sebagai tempat singgah bagi orang-orang yang akan menuju ke lain tempat di Jawa Tengah.

Melihat dari potensi alam yang ada, terobosan pembangunan melalui berbagai kebijakan pembangunan ekonomi di Salatiga, serta penciptaan peluang ekonomi yang mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan ekonomi mutlak diperlukan. Demikian juga upaya untuk menemukan dukungan potensi sektoral selain sektor primer (sektor pertanian) merupakan langkah strategis yang perlu mendapat prioritas pengembangannya ke depan.

Salah satu sektor potensial yang diharapkan dapat mendongkrak pengembangan ekonomi masyarakat adalah sektor pariwisata. Ini didasarkan kepada pertimbangan ketersediaan potensi wisata, berada di titik persimpangan Joglosemar, kondisi udara Salatiga yang sejuk. Hal itu akan membuat daya tarik tersendiri khususnya kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Daya tarik tersebut bisa berupa wisata alam, sejarah, budaya, religius, kuliner dan wisata pembangunan.

Dalam rangka meningkatkan upaya pengembangan pariwisata yang memadai, perlulah langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mengembangkan secara berkelanjutan. Misalnya yang perlu dikembangkan dan dilestarikan, yaitu wisata alamnya dengan panorama pegunungan dan lingkungan kota yang berhawa sejuk. Dari sisi wisata sejarah, kota itu mempunyai sebuah prasasti simbol lahirnya kota dan banyak gedung-gedung sejarah bertebaran yang kini banyak dimanfaatkan sebagai gedung pemerintahan.

Selain itu, ada wisata budaya seperti tarian reok, tarian jawa dan wayang kulit. Ditambah juga dengan wisata religius, dimana Salatiga sangat kompleks atas keanekaragaman tentang agama, bila mampu dikembangkan maka mempunyai nilai arti tersendiri.

Dan juga ada wisata kuliner, antaranya makanan khas seperti enting-enting gepuk, kripik paru dan makanan-makanan kecil lain yang masih banyak. Serta peningkatan wisata pada sektor pembangunan seperti perdagangan, komunikasi, jasa, restoran dan perhotelan yang perlu ditingkatkan.

Dari sekian banyak wisata ini, apabila mampu dipadukan menjadi satu wadah sebagai tempat wisata yang layak dikunjungi, dan dikelola seca baik dan profesional, maka Salatiga akan mempunyai daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Dengan demikian upaya nyata sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat Salatiga.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: