Minum Kopi tapi Tetap Sehat

13 11 2009

KALI pertama kopi dikenal oleh manusia sebagai tanaman obat, kendati dunia kedokteran modern sudah lama menengarai komoditas itu sebagai salah satu penyebab/ pemicu berbagai penyakit.

Mengapa kopi bukan makanan/minuman lainnya? Mungkin karena kopi sama sekali tidak mempunyai kandungan nutrisi tapi dapat membuat manusia merasa lebih baik tanpa sebab yang jelas.

Namun pecinta minuman itu di dunia dapat bernapas sedikit lebih lega karena setelah lebih dari 20 tahun penelitian yang intensif, sampai sekarang belum bisa dibuktikan bahwa kebiasaan minum kopi dalam jumlah yang wajar berhubungan dengan penyakit apapun atau gangguan kehamilan.

Namun untuk amannya, bila sedang hamil atau memiliki masalah kesehatan tertentu, ada baiknya Anda mengkonsultasikan kebiasaan minum kopi anda kepada dokter. Ini juga dianjurkan kepada mereka yang memiliki tingkat kolesterol tinggi, penyakit jantung, gejala kanker payudara, atau gangguan pencernaan.

Sekali lagi, sampai saat ini tidak ada penelitian yang berhasil membuktikan adanya hubungan antara kebiasaan minum kopi dengan penyakit-penyakit tersebut, tapi tidak ada salahnya kalau kita lebih waspada.

Kandungan kafein dalam makanan/ minuman
Satu cangkir kopi rata-rata mengandung 100-150 miligram kafein.

Satu demitase (cangkir mini untuk espresso) single-espresso rata-rata mengandung 80-120 miligram kafein.
Satu cangkir teh rata-rata mengandung 40 miligram kafein.
Satu batang cokelat ukuran sedang rata-rata mengandung 20-60 miligram kafein.

Satu botol minuman cola berukuran 340ml mengandung 40-60 miligram kafein, atau kira-kira separo kandungan kafein dalam secangkir kopi/espresso.
Efek Jangka Pendek Dalam The Pharmacological Basis of Therapeutics oleh Dr J Murdoch Ritchie disebutkan bahwa:
Efek positif dari kafein antara lain menambah kecepatan berpikir dan inspirasi, menyembuhkan rasa ngantuk dan kelelahan, peningkatan sensor stimuli ,dan reaksi motorik. Misalnya seorang yang mengetik akan dapat bekerja lebih cepat dan dengan tingkat kesalahan lebih kecil.

Secara ilmu kedokteran, menurut pakar itu, kafein yang terkandung dalam 1-2 cangkir kopi dapat menambah detak jantung, melebarkan pembuluh darah, mendorong aliran sampah-sampah cair ataupun padat dari dalam tubuh, sehingga badan kita terasa lebih ’’segar’’.

Efek negatif kafein bila diserap oleh tubuh secara berlebihan antara lain kecemasan kronis, gelisah, lekas marah, insomnia, otot berkedut, dan diare.

Kafein dalam jumlah yang lebih besar (yang dikandung oleh misalnya 10 cangkir kopi yang diminum berturut-turun) akan bersifat racun bagi tubuh.

Efek yang ditimbulkan antara lain muntah, demam, dan kebingungan secara mental. Kafein dalam jumlah yang sangat besar bahkan dapat menjadi zat yang mematikan.

Dosis mematikan bagi manusia adalah sekitar 10 gram, atau kira-kira 100 cangkir kopi yang diminum berturut-turut. Jadi jangan coba-coba bunuh diri dengan cara ini, karena kemungkinan besar di cangkir ke-75 perut Anda sudah kembung dan tidak kuat minum lagi.
Efek Jangka Panjang Dari buku Coffee and Health karangan Kenneth Davis disbutkan pula bahwa peneliti sejak lebih dari 20 tahun lalu sudah berusaha menghubungkan kopi atau kafein yang terkandung di dalamnya dengan berbagai macam penyakit, tapi sampai sekarang tidak mendapatkan bukti yang meyakinkan.

Tahun 70-an di Amerika Serikat pernah dipublikasikan bahwa meminum 12-24 gelas kopi sehari dapat menyebabkan gangguan kehamilan pada tikus.

Namun tubuh manusia mungkin mempunyai metabolisme yang berbeda untuk mengolah kafein. Yang perlu diperhatikan, meski Anda sedang hamil atau tidak adalah tingkat konsumsi yang wajar.

Jadi dalam jumlah yang wajar kafein dapat membantu pikiran, pekerjaan, dan pergaulan, tapi akan berubah menjadi racun bila dikonsumsi secara berlebihan. Jumlah yang tepat berbeda untuk tiap orang.

Yang bisa dijadikan pedoman adalah bahwa sampai saat ini tidak ada penelitian yang menyebutkan efek-efek negatif kafein terjadi bila dikonsumsi dengan dosis di bawah 300 miligram sehari.

Bila 1 demitasse single-espresso mengandung sekitar 100 miligram kafein, berarti kita bisa minum sampai dengan 3 cangkir espresso sehari dengan aman tanpa terpengaruh efek negatif dari kafein; dengan asumsi Anda tidak minum terlalu banyak minuman cola, makan cokelat, atau minum obat sakit kepala di hari yang sama.

Telah lama orang curiga akan efek negatif dari kopi, sehingga sedikit mengejutkan bahwa penelitian terakhir menunjukkan bahwa mengkonsumsi 2-4 cangkir kopi setiap hari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan.

Di antaranya mengurangi resiko kanker usus besar sampai 25% (dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi kopi), mengurangi resiko batu empedu sampai 45%, mengurangi resiko sirosis hati sampai 80%. (Cocong AP, dari berbagai sumber-10)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: