Langsing dengan Pisang dan Tomat

6 11 2009

Membatasi asupan kalori ke tubuh efektif menurunkan berat badan. Namun, bukan berarti Anda harus kelaparan sepanjang waktu. Anda boleh mengemil, selama camilan yang masuk tak membawa serta kalori dan gula. Buah-buahan, merupakan salah satu camilan sehat dan telah lama dinilai efektif menekan rasa lapar tanpa merusak ritme diet. Tomat dan pisang, dua jenis buah-buahan ini bisa Anda coba.

Diet pisang di pagi hari diperkenalkan pertama kali oleh Hitoshi Watanabe dari Tokyo, Jepang. Metode diet ini cukup sederhana, yakni, hanya menyantap satu buah pisang ukuran sedang dan minum air putih hangat. Di siang dan malam hari, kita boleh makan apa pun, ngemil pun boleh. Pantangannya hanya satu, jangan makan di atas jam delapan malam dan hindari es krim, produk olahan susu, alkohol, atau dessert setelah makan malam. Camilan manis boleh disantap tapi hanya di siang hari.

Pisang mengandung enzim yang bisa mempercepat proses pencernaan dan buang air besar, yang berakibat pada turunnya berat badan. Zat tepung yang terkandung dalam pisang, akan membuat perut selalu terasa kenyang dan meningkatkan pembakaran lemak. Zat tepung ini secara alami bisa kita temukan dalam makanan berkarbohidrat seperti pisang hijau, kentang, biji padi, dan buncis, tapi hanya bila kita makan dalam keadaan dingin. Zat tepung ini akan membuat pencernaan terjadi di usus kecil dan langsung ke usus besar.

Selain pisang, Anda bisa memilih buah tomat. Menurut hasil studi yang dilakukan Dr Julie Lovegrove dari Reading University, makan tomat akan membuat Anda kenyang. Karena itu, Anda tidak terpancing untuk mengonsumsi kudapan.

Menurut Lovegrove, tomat kaya akan komponen-komponen yang bisa mengubah kadar hormon pengatur selera makan. Salah satu hormon yang dipengaruhi adalah ghrelin. Kadar ghrelin rendah akan membuat seseorang merasa lebih kenyang.

Selain itu, lanjut Lovegrove, lycopene (pemberi warna merah pada tomat) juga turut menumpulkan selera makan. Lycopene merupakan komponen yang sebelumnya telah diklaim sangat bermanfaat bagi kesehatan, termasuk berperan dalam melawan kanker dan meningkatkan kesuburan. Elemen penting satu ini diklaim efektif mencegah, memerangi, serta memperlambat perkembangan kanker prostat.


Aksi

Information

One response

10 11 2009
eemoo

pantesan monyet gak ada yang gemuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: