Papsmear Khusus Vagina

4 11 2009

KAUM wanita umumnya mengenal papsmear sebagai media pemeriksaan payudara. Itu pun tidak semua —bahkan sebagian besar— perempuan Indonesia tidak pernah melakukannya akibat keterbatasan biaya dan edukasi.

Ternyata papsmear tak hanya dilakukan untuk objek payudara saja, tetapi juga organ intim seperti vagina.

Pemeriksaan dilakukan dokter dengan menggunakan alat yang disebut speculum vagina. Alat ini dimasukkan ke dalam vagina, untuk mengambil sampel sel pada servik.

Kemudian sampel sel dimasukkan ke dalam larutan untuk dianalisis di laboratorium. Speculum berfungsi membuka liang vagina. Jika vagina terbuka, alat yang memiliki semacam sikat ini sekaligus bisa mengambil sampel sel.

Pemeriksaan ini idealnya dijalani setiap perempuan yang sudah menikah, dan dilakukan rutin satu tahun sekali. Jika sudah berusia 30 tahun lebih, papsmear vagina cukup dilakukan 2-3 tahun sekali. Mengapa penting? Sebab kanker servik termasuk salah satu jenis kanker yang kerap menimbulkan kematian pada perempuan.

Penyakit ini umumnya dialami perempuan yang sudah menikah. Jika dalam pemeriksaan diketahui adanya sel kanker atau prekanker, dokter bisa melakukan pengobatan dini agar tidak sampai terjadi kanker servik yang mematikan itu. (Amanah-32)

CDDO-Im untuk Perokok

KEBIASAAN merokok, terutama bagi perokok berat, terasa sulit dihilangkan. Berbagai terapi obat dan psikis sudah dilakukan, tetapi tak semuanya membuahkan hasi.

Padahal merokok bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari jantung, paru-paru dan impotensi. Bahkan ada penyakit terbaru

akibat merokok, yaitu Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD), yang disebabkan oleh dua penyakit paru (bronchitis dan emphysema).

Sekitar 80-90 persen penderita COPD adalah perokok berat. Faktor lain adalah polusi udara, asap, serta debu. Penyakit ini menyebabkan sumbatan pada saluran pernafasan yang menghubungkan paru dengan udara luar. Akibatnya, penderita susah bernafas.
Hingga kini belum ada obat yang secara efektif mampu menyembuhkan COPD.

Tetapi eksperimen dari tim peneliti di John Hopkins School of Medicine Maryland, AS, memberi harapan baru bagi penderita COPD.

Tim peneliti memberikan paparan asap tembakau selama enam bulan kepada sekelompok tikus. Hasilnya, tikus-tikus mendapat serangan awal emphysema yang merupakan biang COPD.

Separo kelompok tikus kemudian diberikan obat CDDO-imidazole (CDDO-Im), hasil sintesis dari oleanolic acid. CDDO-Im bekerja pada Nrf2, suatu molekul dalam tubuh yang berfungsi menangkal radikal bebas, termasuk radikal bebas dalam rokok.

Hasil penelitian ini menunjukkan, kelompok tikus yang diberi CDDO-Im punya ketahanan yang lebih baik terhadap COPD dan berbagai penyakit paru lainnya. Kinerja jantung juga mengalami peningkatan. (Amanah-32)

Dampak Negatif Begadang

BEGADANG memang tak baik untuk kesehatan. Rhoma Irama pun sudah mengingatkannya dalam lagu dangdut dengan judul yang sama. Definisi begadang sendiri masih rancu, ada yang mengatakan tidak tidur malam sama sekali, ada juga yang tidur malamnya kurang dari lima jam.

Batasan waktu inilah yang diteliti para ahli kesehatan di American Heart Association, Mereka melakukan penelitian terhadap sekelompok orang yang berusia 30 tahun lebih dan punya kebiasaan tidur kurang dari lima jam tiap hari.

Hasilnya diperbandingkan dengan kelompok umur yang sama, tetapi memiliki kebiasaan tidur lima jam lebih. Ternyata orang-orang yang sering begadang memiliki risiko mengalami tekanan darah tinggi yang lebih besar daripada kelompok pembanding.

Analisisnya demikian. Seseorang yang waktu tidurnya sedikit akan mengalami peningkatan pada heart rate dan tekanan darah.

Akibatmnya, sistem kardiovaskular bekerja pada tekanan lebih tinggi. Apabila sistem kardiovaskular terus-menerus bekerja pada tekanan lebih tinggi, maka terjadi adaptasi oleh organ-organ di sistem kardiovaskular sehingga risiko terjadinya tekanan darah tinggi akan meningkat. (Amanah-32)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: