Membedakan Kista Jinak dan Ganas

4 11 2009

KAPANKAH kista ovarium disebut jinak dan ganas? Semua ini membutuhkan pemeriksaan medis, dan hanya dokter kandunganlah yang kompeten melakukannya. Tetapi Anda dapat membekali diri dengan pengetahuan praktis mengenai kista ovarium, agar tidak terlambat dalam penanganan apabila kelak harus mengalaminya.

Kista ovarium sering dijumpai pada perempuan usia reproduksi (pubertas s/d menopause), tapi sebagian besar (95 %) tergolong jinak. Sebagian dari kista itu menetap, atau bahkan menghilang tanpa pengobatan atau operasi.

Hanya saja, Anda tidak bisa menyepelekannya. Sebab, kendati semula terlihat jinak, sekitar 20-30 persen kista berpotensi menjadi ganas. Bahkan, beberapa ahli kandungan mencurigai kista ovarium bertanggung jawab terhadap terjadinya kanker ovarium pada wanita berusia 40 tahun lebih.

Oleh karena itu, bagi perempuan berusia 40 tahun lebih, dianjurkan untuk melakukan skrining atau deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kanker ovarium. Terlebih bagi perempuan yang sedang atau pernah mengalami kista ovarium.

Dari semua jenis kanker ginekologi, kanker ovarium paling banyak menyebabkan kematian. Hal ini karena penderita pada stadium awal tak merasakan gejala atau keluhan. Baru pada stadium lanjut, ia merasakan gejalanya.

Karena itulah, kanker ovarium kerap dijuluki sebagai silent killer (pembunuh tersembunyi). Terlebih lagi, hingga kini belum ada cara deteksi dini yang sederhana untuk memeriksa adanya keganasan kanker ovarium. Hal ini berbeda dengan kanker serviks (mulut rahim) yang bisa dideteksi dini dengan papsmear.

Tetapi pemeriksaan terhadap kista ovarium bisa dilakukan berdasarkan gejala dan tanda-tandanya. Salah satu tengara bahwa kista ovarium menjadi ganas adalah terjadinya pembesaran kista yang sangat cepat.

Pemeriksaan fisik dan radiologi oleh dokter ahli juga amat membantu membedakan apakah kista ovarium jinak atau ganas (lihat tabel perbedaan kista ovarium jinak dan ganas).

Metode Pengobatan

Metode pengobatan kista ovarium sangat tergantung dari tipe, ukuran kista, dan usia penderita. Misalnya kista folikel, biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-3 bulan. Tapi sebaiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Demikian pula kista granulosa lutein, yang sering terjadi pada ibu hamil, bisa sembuh perlahan-lahan pada masa-masa akhir kehamilan, sehingga jarang dilakukan operasi. Sedangkan kista techa lutein menghilang sendiri jika faktor penyebabnya telah dihilangkan.

Yang rumit adalah kista polisistik, atau kista yang sudah menetap di indung telur yang menetap. Biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat kista tersebut agar tidak menimbulkan gangguan dan rasa sakit.

Pada kista fungsional, Anda bisa menggunakan pil kontrasepsi untuk mengecilkan ukuran kista, sekaligus mengurangi potensi pertumbuhan kista.

Dalam keadaan kronis, di mana jika kista cepat sekali membesar dan tidak bisa hilang setelah dilakukan beberapa terapi, maka dokter akan melakukan pembedahan yang dapat mengangkat seluruh peranakan (histerectomy). Hal ini biasanya terjadi pada perempuan yang sudah memasuki masa menopause.

Pencegahan

Yang terbaik adalah berusaha mencegah kehadiran kista ovarium. Tindak pencegahan ini dapat dilakukan dengan rutin melakukan pemeriksaan yang meliputi empat hal. Pertama, pemeriksaan ginekologi untuk mendeteksi adanya kista atau pembesaran ovarium lainnya.

Kedua, pemeriksaan USG, kalau perlu menggunakan alat doppler untuk mendeteksi aliran darah. Ketiga, pemeriksaan penanda tumor (tumor marker). Keempat, pemeriksaan CT-Scan / MRI bila dianggap perlu.

Pemeriksaan ini terutama dianjurkan kepada perempuan dengan risiko mengalami kanker ovarium. Dalam hal ini, ada empat kelompok berisiko, yaitu perempuan yang haid pertamanya lebih awal dan menopause lebih lambat.

Kemudian perempuan yang tak pernah atau sulit hamil, perempuan dengan riwayat keluarga menderita kanker ovarium, serta perempuan penderita kanker payudara dan kanker usus (kolon).

Dengan pemeriksaan dini, dan pemahaman terhadap kelompok berisiko, setidaknya Anda telah berusaha untuk terhindar dari kemungkinan terkena kista ovarium, apalagi kanker ovarium. (S Mulyani-32)


Aksi

Information

One response

26 02 2010
Popo Hartopo

Saya punya teman, tinggal di samping rumah saya. 15 tahun berumah tangga, belum punya anak. Sampai dia melakukan anjuran saya. Akhirnya beberapa minggu dia hamil juga. Tidak mahal biayanya dan juga mudah dilakukan siapa saja. Dalam waktu seminggu saja sudah terasa perubahannya. Saya di nomor: 021 – 544 6246 Cengkareng Jakarta Barat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: