Blue Ray

4 11 2009

ANDA tentu sudah mengenal apa itu compact disc (CD) dan double layer video disc (DVD). Media penyimpan data dalam bentuk cakram padat ini kerap digunakan untuk merekam file dalam berbagai format.

Beberapa waktu lalu, tersiar kabar mengenai kemunculan Blue Ray Disc (BRD) yang konon bakal menggantikan fungsi CD dan DVD. Jika CD cuma mampu menyimpan data hingga 600-700 MegaByte (MB), dan DVD hanya 17,5 GegaByte (GB), maka kapasitas BRD jauh lebih dahsyat: 50 GB !

Sesuai dengan namanya, teknologi ini menggunakan laser biru dengan panjang gelombang 405 nanometer (nm). Ini berbeda dengan CD dan DVD yang menggunakan laser merah, dengan panjang gelombang 780 nm (CD) atau 635-650 nm (DVD).

Blue Ray menggunakan 1-2 layer dalam setiap kepingnya, di mana setiap layer mampu menampung data sebanyak 25 GB. DVD juga mempunyai dua layer, tetapi kapasitasnya hanya 17,5 GB. Sedangkan CD hanya memiliki satu layer berkapasitas 650-700 MB.

Bukan sekadar itu, kecepatan akses BRD dalam merekam data juga jauh lebih cepat, yaitu 36 MB per detik (mbbs). Bandingkan saja dengan DVD yang hanya 11 mbbs, apalagi CD yang hanya 1,2 mmbs.

Saat ini teknologi Blue Ray sudah diimplementasikan pada Sony Playstation 3, baik untuk pemakaian pada personal computer (PC), disc, maupun player-nya.
FM Disc Selain Blue Ray, kita juga memiliki pilihan lain sebagai media penyimpanan data. Salah satunya adalah Fluorescent Multilayer Disc (FM Disc). Teknologi ini awalnya dikembangkan Constellation 3D, perusahaan yang bermarkas di AS, tetapi memiliki laboraturium di Israel dan Rusia.

FM Disc adalah hasil pengembangan dari penemuan bahan organis yang disebut stable photochrome. Bahan ini kalau terkena sinar laser dapat memancarkan cahaya fluoroscent.

Jika permukaan CD dan DVD tergores, maka data akan sulit dibaca. Berbeda dengan FM Disc, di mana data tetap bisa dibaca meski permukaannya tergores atau kotor. Mengapa bisa begitu? Sebab sifat cahaya pada FM Disc adalah inkoheren. Lain halnya dengan CD dan DVD yang bersifat koheren.

Dari segi bentuk, FM Disc memiliki bentuk seukuran dengan CD, DVD, dan BSD, tetapi transparan, tidak terdapat lapisan mengkilap seperti generasi sebelumnya. FM Disc memiliki lebih banyak layer, yaitu untuk kapasitas 50 GB diperlukan 12 layer dengan kecepatan akses yang sangat cepat, mencapai 1.000 mbbs.

Untuk tahap awal, teknologi FM Disc masih menggunakan laser merah yang hanya mampu menyimpan data hingga 140 GB. Untuk tahap berikutnya akan menggunakan laser biru dengan panjang gelombang 480 nm, berkapasitas 10 TeraByte (TB). Ini merupakan kapasitas yang sangat luar biasa.

Kehadiran BRD maupun FM Disc tentu tidak sertamerta menggusur teknologi lama seperti CD dan DVD. Sebab butuh proses cukup lama. Namun, setidaknya, kita sudah punya banyak pilihan mengenai media penyimpanan data.


Aksi

Information

One response

16 12 2009
EKA

Blue ray kosong aja harga nya 200Rb gimana klo fm disk!! Jangan sampe dipake sony playstation nanti harga kaset nya bisa leih dari 3jutaan!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: